Rabu, 26 Mei 2021

Tidak Asal Dikonsumsi, Berikut Kontradiksi Penggunaan Candesartan Dalam Situs SehatQ.com

Tidak Asal Dikonsumsi, Berikut Kontradiksi Penggunaan Candesartan Dalam Situs SehatQ.com

Obat digunakan untuk meredakan sebuah gejala yang membuat tubuh merasa tidak nyaman. Gangguan kesehatan yang kerap dialami diantaranya adalah hipertensi, stroke, dan serangan jantung. Masalah tersebut dapat diatasi oleh penggunaan zat aktif berupa Candesartan. Yuk simak ketentuan serta kontradiksi penggunaannya di sini.

Daftar Kontradiksi Penggunaan Candefion

1. Memiliki Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah rendah atau hipotensi merupakan kondisi di saat tekanan sistolik dan diastolic berada di bawah 90/60 mmHg. Nilai tersebut menandakan bahwa darah yang mengalir melalui arteri tidak memberikan tekanan atau kekuatan yang semestinya sehingga dapat menyebabkan organ vital seperti otak dan ginjal tidak teraliri darah dengan baik.

Fungsi Candefion adalah untuk menurunkan tekanan darah sehingga penggunaannya tidak baik untuk penderita hipotensi. Terlebih bagi orang yang mengalami gejala tersebut akibat dari diet garam saat melakukan prosedur cuci darah. Kondisi semacam ini dapat membuat tekanan darah semakin drop sehingga berbahaya bagi kesehatan.

2. Kondisi Ginjal Terganggu

Ginjal merupakan sebuah organ yang memiliki peran penting untuk menyaring limbah atau racun dari darah. Apabila organ tersebut terganggu, berbagai macam penyakit dapat bermunculan, seperti anemia serta gangguan elektrolit. Tidak heran jika pengobatan serta info obat terkait penyakit tersebut mudah ditemukan di Internet.

Bagi anda yang sedang menjalani perawatan untuk mengatasi gangguan pada ginjal tidak disarankan untuk mengonsumsi Candefion. Obat tersebut berpotensi dapat memperparah kondisi kerusakan pada organ tersebut. Apabila memang sangat diperlukan, maka dokter akan meresepkannya dalam dosis yang sudah disesuaikan sehingga harus diikuti sebaik mungkin.

3. Pasien yang Baru Menjalani Operasi

Operasi menjadi sebuah prosedur medis yang dilakukan dengan membuka bagian tubuh tertentu untuk mengatasi gangguan yang dialami oleh pasien. Biasanya orang yang baru saja menjalani treatment tersebut memiliki kondisi tubuh yang lemah sehingga berbagai asupan obat yang digunakan tidak boleh sembarang.

Dokter akan memberikan racikan obat yang tidak menimbulkan masalah pasca operasi. Salah satu zat yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi adalah Candefion. Meskipun sifatnya sebagai obat, namun pada beberapa kondisi fungsinya malah justru merugikan. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa setiap pasien harus mencari info obat terlebih dahulu.

4. Wanita Hamil

Pada wanita yang sedang hamil, penggunaan obat obatan sangat tidak dianjurkan karena dapat berdampak negatif bagi kesehatan janin. Gangguan yang muncul bisa berupa terhambatnya pertumbuhan bayi hingga kematian. Hal ini juga patut untuk diwaspadai termasuk pada jenis obat untuk menurunkan tekanan darah seperti Candefion.

Kabarnya obat tersebut dapat menyebabkan kecacatan pada janin. Dalam dosis tertentu juga dapat menyebabkan ibu hamil keguguran. Untuk mencegah hal tersebut, anda harus menyampaikan kepada dokter jika sedang mengandung. Bagi anda yang sedang program hamil atau menyusui juga harus mengkonsultasikannya terlebih dahulu agar lebih aman. 

5. Pasien Diabetes yang Mengkonsumsi Aliskiren

Diabetes merupakan kondisi di saat kadar glukosa di dalam darah melebihi batas normal. Salah satu obat yang dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah aliskiren. Orang yang mengkonsumsi zat tersebut sebaiknya tidak mengkonsumsi candesartan karena dapat meningkatkan kadar kalium atau potasium dalam darah. Kondisi tersebut malah akan mengganggu kondisi ginjal.

Beberapa kondisi yang telah disebutkan tadi hendaknya diperhatikan dengan baik agar konsumsi Candefion tidak menyebabkan gangguan di dalam tubuh. Sangat penting bagi anda untuk mengikuti anjuran dari dokter sebelum memutuskan untuk menggunakannya. Perkaya juga pengetahuan tentang obat lain sebelum membelinya. 

Jumat, 07 Mei 2021

Mayora Buktikan Kopi Indonesia Berkualitas Kelas Dunia

Mayora Buktikan Kopi Indonesia Berkualitas Kelas Dunia

Sebagai salah satu brand kenamaan di Indonesia, produk Mayora telah dikenal di berbagai wilayah tanah air. Berbagai produk mulai dari makanan seperti biskuit, wafer, sereal, mie instan, hingga produk minuman seperti kopi botolan dan sachet sudah mewarnai pasar Indonesia sejak tahun 1977.

Berusia lebih dari 40 tahun sudah membuktikan bahwa Mayora merupakan salah satu perusahaan yang dapat bertahan dengan baik di nusantara dan menjadi bagian tak terpisahkan dari perkembangan ekonomi negara ini. Bahkan Mayora mampu membawa kopi lokal Indonesia mendunia.

Fakta Kopi Mayora Mendunia

Jika menyoal produk kopi, Mayora memang memiliki berbagai produk kopi andalan yang sangat disukai lidah masyarakat Indonesia. Namun, bukan hanya orang Indonesia yang suka, ternyata di luar negeri pun produk kopi mayora laris manis. Ingin bukti? Silakan cek fakta berikut:

1. Mayora Ekspor Kopiko Blanca ke Filipina

Tentunya Kopiko bukan nama asing di kalangan pecinta kopi tanah air. Hampir semua orang sudah pernah merasakan kenikmatan kopi khas Mayora ini. Tidak pernah mencoba versi minuman, tentu tak asing dengan versi permennya.

Rupanya, tidak hanya di Indonesia produk kopi Mayora ini laris manis. Di negara tetangga seperti Filipina ternyata Kopiko juga diminati. Adalah Kopiko Blanca, salah satu varian kopi besutan Mayora ini sudah diekspor ke Filipina. Bukti nyata bahwa kopi Indonesia pun sukses di mancanegara.

2. Pasarkan Kopi Hingga ke Eropa

Bukan hanya Filipina, produk Mayora juga sampai ke Eropa. Salah satu negara yang rutin mendapat ekspor kopi asal Indonesia milik perusahaan yang sudah go public sejak 4 Juli 1990 ini adalah Rusia. Di awal tahun 2019, Mayora sudah mengekspor kopi saset dengan nilai mencapai USD 20 juta. Bukan nilai kecil untuk ekspor komoditi kopi.

Produk Mayora yang paling diminati di negeri yang dikenal beriklim dingin ini adalah Torabika Cappucino. Hingga kini potensi ekspor ke negara Eropa ini masih tinggi dan kemungkinan akan semakin besar.

3. Ekspor Kopi Ke Berbagai Belahan Dunia

Tak cukup hanya merambah Asia Tenggara dan Rusia, produk kopi lokal Mayora juga sudah mencapai benua Amerika, tepatnya di Amerika Serikat. Di negara lain seperti Timur Tengah, Tiongkok, dan Irak pun produk kopi Mayora dapat ditemukan.

Disebutkan bahwa sudah hampir 100 negara sudah merasakan nikmatnya seduhan kopi asli Indonesia melalui produk-produk Mayora. Dengan kegiatan ekspor yang kian meningkat diharapkan produsen minuman kopi satu ini dapat membantu mensejahterakan petani kopi di tanah air.

Meningkatnya permintaan kopi asal Indonesia dari berbagai negara di dunia menunjukkan tren positif bahwa kopi Indonesia memiliki kualitas yang baik di mata dunia. Melalui produk Mayora Indonesia memperkenalkan produk lokal yang mampu bersaing dengan berbagai produk dari negara-negara penghasil kopi lainnya di dunia.