Senin, 10 Juni 2019

Memahami Olahraga Kardio dengan Benar

Memahami Olahraga Kardio dengan Benar

Kebanyakan olahraga yang masyarakat umum lakukan adalah sebuah olahraga berjenis kardio baik itu lari, sepeda atau olahraga lain yang membutuhkan intensitas tetap beberapa lama.

Ada berbagai istilah olahraga yang banyak digunakan di sekitar kita. Namun, tak sedikit orang yang menjalankannya tanpa memahami istilah yang dimaksud.

Salah satunya adalah 'kardio'. Sudah kah semua orang memahami betul apa yang dimaksud kardio?

Personal trainer tersertidikasi di Bach, New York, Ashley Kelly, NASM menjelaskan, fokus utama olahraga kardio adalah meningkatkan denyut jantung dan menjaganya.

"Singkatnya, kardio adalah latihan fisik untuk paru-paru, jantung dan pembuluh darah," kata Ashley.

Menurut American College of Sports Medicine (ACSM), kardio adalah latihan ritmis dan kontinyu yang menggunakan kelompok otot besar untuk menjaga darah tetap terpompa dengan baik.

Ritmis yang berkelangsungan secara alami sangat lah penting.

"Kita melatih jantung kita pada detak yang stabil selama kardio berlangsung," jelasnya.

Jadi, kardio tak membiarkan detak jantung melonjak naik kemudian membiarkannya turun drastis.

Olahraganya sendiri tidak terlalu penting. Intinya selama kamu mencapai detak jantung tinggi yang stabil, maka kamu melakukan kardio.

Jika kardio terdengar seperti aerobik, ya, keduanya memang sama.

Jenis kardio

Lalu, apa saja olahraga yang masuk kategori kardio?

Kamu bisa memilih latihan kardio apapun yang bisa membuat detak jantungmu terpacu.

Beberapa kardio klasik di antaranya adalah jalan kaki, lari, bersepeda, mendayung, naik tangga, menari, dan lainnya.

ACSM merekomendasikan kardio setidaknya 150 menit setiap minggunya. Angka tersebut bisa kamu bagi menjadi 30 menit dalam lima hari.

Kardio memiliki banyak manfaat. Mulai dari membakar lemak dan mencegah penyakit, hingga meningkatkan mood.

Jadi, kini kamu sudah memahami apa yang dimaksud kardio. Saatnya kamu berolahraga!