Senin, 10 Desember 2018

5 Cara Efektif Meningkatkan Kecepatan Lari

5 Cara Efektif Meningkatkan Kecepatan Lari

Kegiatan olahraga paling sederhana mungkin adalah lari. Namun lari memiliki dampak positif bagi kesehatan badan.

Lari dan sprint adalah dua hal yang berbeda. Ketika kita memkirkan soal lari, mungkin yang terpikir adalah maraton 5K, 10K atau lainnya.

Lari kemudian dianggap sebagai sebuah kegiatan menempuh jarak tertentu yang membuat kita mengeluarkan banyak keringat dan membuat tubuh lelah.

Sementara sprint, lebih menggunakan rasa. Sprint adalah bagaimana kita lari dengan kecepatan penuh dan hanya bisa dilakukan selama beberapa saat.
Sprint mendorong tubuh untuk menyalakan serat-serat otot berbeda, mengaktifkan serat otot 'fast twitch' sebagai penguat serat otot 'slow twitch' yang menjaga ketahanan dalam berlari.

Sebagai informasi, serat otot fast twitch menggunakan metabolisme anaerobik untuk menghasilkan tenaga. Biasanya digunakan untuk tenaga atau kekuatan yang lebih besar.

Sementara serat otot slow twitch lebih efisien karena menggunakan oksigen untuk menghasilkan tenaga berupa adenosine triphosphate (ATP) yang menjaga kontraksi otot lebih lama.

Samuel mengatakan, latihan sprint sangat berpengaruh terhadap performa lari dan meningkatkan kemampuan kita untuk berlari dalam jangka panjang.

Namun, sprint bukan lah sesuatu yang bisa dilakukan begitu saja. Apalagi jika kamu saat ini lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk dan melakukan pekerjaan di balik meja.

Untuk bisa berlari cepat, kamu perlu lebih dari sekadar lari. Kamu harus menyempurnakan mekanisme larimu dulu.

Kamu perlu melakukan sejumlah penyesuaian lari ketika kamu ingin melakukan sprint. Apa saja itu?

1. Libatkan lengan

Pelari jarak jauh tak selalu melibatkan gerakan lengan mereka ketika berlari. Alasannya, dengan menjaga bagian tubuh atas tetap diam, pelari bisa menyimpan tenaga.

Namun, sprint bukan soal menyimpan energi, melainkan tentang bagaimana kita bisa berlari secepat mungkin. Melibatkan lengan bisa membantu meningkatkan kecepatan. Jadi, cobalah belajar untuk menggerakan lenganmu sekuat tenaga dan secara agresif untuk membantu kecepatan larimu.

Gabungkan dengan gerakan kaki yang agresif sebab bagian atas dan bawah tubuh jauh lebih terhubung daripada yang kamu pikirkan.

Ada satu cara yang bisa kamu lakukan sebagai bentuk latihan: duduklah di lantai dengan kaki lurus ke depan, tahan otot inti.

Tanpa menggerakkan kaki, gerakan lengan secepat mungkin dan sekuat mungkin hingga bokongmu mulai terangkat dari lantai dan tubuhmu hampir bergerak maju.

Lakukan latihan ini selama 30 detik dan istirahat selama 30 detik selama 5 menit setiap beberapa hari untuk meningkatkan efisiensi lenganmu ketika melakukan sprint.

2. Injak permukaan

Jika kamu tipikal pelari yang cenderung "mengambang" di atas aspal, kamu harus mulai mengubahnya agar larimu bisa lebih cepat.

Sprint mengharuskan kaki kita benar-benar menginjak permukaan dengan mantap di setiap langkah. Langkah tersebut membantu kita untuk mendapatkan energi tambahan lewat setiap dorongan langkah.

Hal ini tidak hanya untuk efek dramatis, namun untuk mendapatkan tolakan energi yang lebih besar.

Cara ini melibatkan otot betis yang berfungsi mirip per. Semakin kuat kita menekannya, makin besar juga tolakan yang dihasilkan untuk maju ke depan. 

Jika tidak memijak ke permukaan, sprint tidak akan terbangun dengan baik.

3. Angkat lutut tinggi

Lutut juga penting untuk menunjang lari. Tingginya lutut tergantung pada bagaimana kamu menggerakkan panggul tanpa memutar pelvis ke depan.

Semakin tinggi lutut maka akan semakin lama kamu bisa memijak.

10 langkah panjang dengan teknik yang benar akan lebih efektif daripada 10 langkah cepat yang tidak meminjak permukaan.

Sebagai latihan, cobalah mengangkat lutut tinggi bergantian kanan kiri selama 30 detik dan lakukan selama tiga kali sebelum sprint atau latihan lari.

4. Mempelajari dorsiflex

Tak hanya memikirkan untuk memanfaatkan gerakan lutut, kamu juga harus memikirkan dorsiflex.

Artinya, menggunakan otot di sekitar tulang kering untuk mengangkat kaki ke atas.

Ketika hal ini dilakukan, gerakan betis bagian depan akan lebih agresif. Hal ini sekaligus membantumu untuk memijak permukaan lebih kuat.

5. Fokus pada otot inti

Core atau otot inti adalah bagian krusial jika kamu mau melakukan sprint. Otot inti yang kuat memungkinkan lengan bergerak lebih kuat dan gerakan kaki lebih alami.

Otot inti juga menempatkanmu pada posisi fisik yang lebih baik untuk berlari.

Kamu memerlukan postur yang tegak dari kepala hingga kaki pada setiap langkah. Postur yang tepat dan kuat akan memengaruhi performa larimu.

Salah satu latihan lainnya yang bisa dilakukan untuk menunjang performa larimu adalah plank.

Setidaknya, ada dua latihan sprint yang bisa kamu coba:

- The Football Field Frenzy

Lakukan pemanasan singkat dengan melakukan jogging selama 10 menit. Kemudian berlarilah di satu bagian lapangan bola (kurang lebih sejauh 9 meter) sekuat yang kamu bisa, fokus untuk terus bergerak ke depan.

Kembali ke titik awal dan ulangi kembali. Kemudian tingkatkan jarak larimu menjadi sekitar 18 meter lalu kembali ke titik awal dan ulangi.

Ulangi prosesnya hingga kamu mencapai jarak 50 yard atau sekitar 45,7 meter. Kemudian istirahat selama 4 menit dan lakukan sebanyak dua kali.

- Balap lari dengan batas waktu

Kamu bisa melakukan latihan ini dimana saja. Lakukan jogging selama 10 menit untuk pemanasan.

Lalu, mulai lah berlari sekuat yang kamu bisa selama 20 detik, kemudian 1 menit jogging. Lakukan tahapan ini sebanyak empat kali, kemudian jogging selama 5 menit.

Ulangi sesi lari sekuat tenaga selama 20 detik dan jogging selama 1 menit sekali lagi.

Senin, 12 November 2018

Hal Bahaya Unggah Tiket Ke Sosial Media

Hal Bahaya Unggah Tiket Ke Sosial Media

Pada era yang serba digital dan bisa bersosial media sepuasanya dimana saja dan kapan saja. Tidak karang seseorang melakukan hal yang dapat merugikan dirinya tanpa sadar.

Soal bahaya ini diungkap oleh Karstein Nohl dan Nemanja Nikodejevic, peneliti dari perusahaan keamanan cyber Security Research Lab. Menurut penemuan mereka, penyebabnya ada celah keamanan dalam sistem yang digunakan untuk menangani booking penerbangan.

Seperti diketahui, setiap tiket memiliki kode booking yang tercetak dan tercatat dalam Global Distributed Systems (GDS).

GDS merupakan istilah untuk menyebut sistem yang mengelola booking penerbangan di seluruh dunia. Jenis sistem GDS ada bermacam-macam, tetapi 90 persen penerbangan di dunia memakai sistem milik Amadeus, Sabre, dan Travelport.


Nah, menurut kedua peneliti, semua GDS dibuat dari sistem lama yang banyak dipakai pada era 70-an dan 80-an. Sistem lama itu tidak mengalami perubahan apapun, melainkan hanya disatukan dalam infrastruktur web modern dan memakai otentifikasi yang sama tuanya.

Setiap kali penumpang memesan sebuah tiket, maka GDS akan menandainya dengan kode enam digit. Kode tersebut juga dipakai sebagai kode booking, yang biasanya tercetak di tiket dan kertas penanda barang bawaan.

Masalahnya, kode enam digit tersebut juga berguna sebagai alat untuk mengakses informasi pribadi pemiliknya. Peretas cukup mencatat kode tersebut, lalu dengan cara tertentu akan bisa memakainya untuk menemukan data pribadi penumpang, seperti nomor kartu kredit, telepon, alamat, nama lengkap yang tersimpan di GDS.

Hal yang lebih parah, menurut Nohl dan Nikodejevic, peretas yang memiliki kode booking juga bisa memakainya untuk mengubah jadwal penerbangan tanpa diketahui atau membatalkan dan menukarnya dengan hal lain.

Mereka mengatakan, sistem GDS dan situs milik maskapai penerbangan biasanya tidak memiliki lapisan keamanan yang kuat. Akses menuju informasi pribadi penumpang bisa dilakukan dengan mudah, tanpa harus menggunakan identitas spesifik.

Sistem tidak membatasi berapa kali orang bisa melakukan pencarian identitas yang tersimpan di dalamnya. Sekali masuk, peretas juga bisa mengakses fitur pencarian identitas berulang kali, tanpa batas.

Sekarang dapat Anda bayangkan bukan, bagaimana bahayanya jika memotret tiket berisi kode booking itu dan menunggahnya ke media sosial?

Nohl dan Nikodejevice mengatakan bahwa solusi untuk masalah ini sederhana, perusahaan cuma perlu keamanan cyber yang lebih baik. Misalnya, membuat akses ke riwayat penerbangan hanya bisa diakses alamat IP tertentu, lalu memasang captcha untuk menghalangi pembobolan.

Senin, 08 Oktober 2018

Cara Mengukur Kecanduan Seseorang Pada Media Sosial

Cara Mengukur Kecanduan Seseorang Pada Media Sosial

Pada era yang serba menggunakan teknologi seperti sekarang ini media sosial sudah menjadi hal yang lumrah untuk dimainkan setiap saat.

Media sosial telah menjadi hal yang seolah wajib dicek setiap saat. Orang-orang yang terbiasa menggunakan media sosial mungkin akan merasa aneh dan gelisah jika sehari saja tak mengaksesnya.

Padahal, media sosial sebelumnya tak pernah ada dan kita bisa saja hidup tanpanya.

Joseph Rock, PsyD mengatakan, kebiasaan memakai media sosial ternyata bisa diukur menjadi standar diagnosa perilaku kecanduan.

Sebab, bagi sebagian orang media sosial bisa memunculkan perasaan yang membuat penggunanya ingin terus kembali mengakses.

Rock menjelaskan, manusia memiliki rasa sosial. Hal ini diwujudkan dengan interaksi dengan orang lain.

Mereka yang sangat sering menggunakan media sosial membangun toleransi terhadap rasa tersebut. Sehingga mereka terus membutuhkan akses media sosial untuk mendapatkan efek perasaan yang sama.

"Kedengarannya seperti apa? Ya, seperti penggunaan obat-obatan dan alkohol," kata Rock.

Studi-studi tentang kecanduan media sosial menyebut beberapa efek buruknya. Misalnya saja, sebuah studi menunjukkan bahwa orang-orang yang menggunakan satu platform sosial media untuk periode waktu yang lama cenderung membuat keputusan berisiko.

Studi lainnya mengaitkan penggunaan media sosial berlebih dengan penyakit fisik yang semakin banyak.

Rock mengatakan, penting untuk memahami bahwa studi-studi tersebut tidak menunjukkan sebab dan akibat, namun hasil dari studi tersebut tetap saja mengkhawatirkan.

Orang-orang yang mengalami adiksi media sosial dianggap sama buruknya dengan mereka yang jarang olahraga.

Namun, di mana batasan "berlebihan" ber-medsos yang dimaksud?

Kita mungkin masih sulit mengukurnya. Namun, Rock menyarankan agar kita bertanya pada orang-orang terdekat apakah kita sudah berlebihan memakai media sosial atau tidak.

Jika masih kurang yakin, cobalah berhenti menggunakannya sejenak dan lihat apa yang kamu rasakan.

"Jika itu membuatmu sangat tidak nyaman, ingatlah bahwa mengubah kebiasaan apapun seringkali terasa aneh dan sulit. Tapi, jika memang rasanya sangat sangat tidak nyaman, maka bisa jadi sudah kecanduan," ujarnya.

Para peneliti mulai melihat hubungan paralel terhadap orang-orang yang mungkin mengalami adiksi media sosial. Namun, karena media sosial masih merupakan hal baru, penelitian yang ada baru sebatas di permukaan.

Senin, 10 September 2018

9 Cara Membuat Rumah Aman dari Pencuri

9 Cara Membuat Rumah Aman dari Pencuri

Ketika memiliki rumah yang nyaman tentu ada Hal yang paling tidak Anda inginkan adalah adanya seseorang yang masuk dan merampok rumah.

Penyusup rumah sangat menakutkan bahkan dalam pikiran saja, tetapi menghabiskan beberapa menit waktu untuk mengenali dan memperbaiki rumah Anda yang rentan bisa membantu mengurangi risiko.

Berikut adalah sembilan hal yang dapat membuat rumah Anda tidak menarik bagi pencuri.


1. Mempercantik pintu depan
Pintu depan Anda adalah tempat pertama yang pencuri lihat. Pintu depan yang terlihat rusak membuat rumah Anda menjadi sasaran empuk.

Jika pintu bersih dan dicat dengan baik, akan memberikan kesan bahwa seluruh rumah juga terawat dan sulit untuk diterobos.

2. Menambah gembok
Pencuri akan menyesuaikan jenis kunci apa yang harus mereka pakai untuk masuk ke dalam rumah.

Ketika mereka melihat pemilik rumah hanya memakai kunci silinder standar, akan lebih mungkin bagi mereka untuk masuk daripada jika ada gembok lebih.

Singkatnya, kunci dua kali lipat membuat pintu Anda secara fisik lebih sulit untuk ditembus. Selain itu, rumah Anda juga menjadi kurang menarik bagi pencuri.

3. Menyingkirkan sampah
Kotak, kertas, plastik dan tas seperti iklan bagi pencuri untuk mengambil barang-barang berharga di dalam rumah Anda.

Cegah pencuri bersemangat untuk masuk dengan menyingkirkan langsung kotak TV layar datar baru Anda.

4. Eksterior gelap

Pencuri tidak suka mengambil risiko dengan mudah terlihat orang lain. Jadi, ketika Anda menambah cahaya di sekitar rumah, terutama menggunakan sensor gerak aktif dan lampu eksterior dasar, Anda telah membuat penghalang di sekitar rumah.


Beri perhatian khusus untuk daerah rawan seperti pintu depan dan belakang, serta jalan setapak.


5. Meletakkan tanaman
Bila ditanam di bawah jendela, semak-semak yang tidak hanya cantik, tapi mereka juga menjadi penghalang bagi pencuri untuk naik ke jendela.


Pencuri pun bisa terhalang oleh beberapa jenis tanaman hijau yang memiliki duri atau dengan suara gertakan keras.

Untuk pohon yang tingginya mencapai jendela lantai dua, pastikan untuk membersihkan cabang yang lebih rendah secara teratur sehingga mereka tidak dapat berfungsi sebagai tangga.

6. Kosongkan kotak surat
Tumpukan surat adalah tanda bahwa Anda sedang keluar kota dan rumah berada dalam kondisi prima untuk perampokan.

Jika Anda akan pergi untuk sementara waktu, mintalah pertolongan tetangga untuk mengambil pengiriman Anda.

7. Interior yang tidak terlihat dari luar
Anda pasti tidak ingin pencuri mengintip semua barang yang Anda miliki di dalam rumah.

Menutup tirai dan menempatkan tanaman raksasa di depan jendela yang menghadap ke jalan dapat menjaga mata yang tidak diinginkan masuk ke dalam rumah.

8. Rumah tidak kosong
Menghadapi pemilik adalah cara yang kebanyakan dihindari pencuri. Jika mereka berpikir Anda berada di rumah, mereka akan mengambil jarak.

Buatlah rumah terkesan seperti ada penghuni dengan menghidupkan satu atau dua lampu. Bahkan, Anda bisa meninggalkan radio yang menyala untuk membuat beberapa kebisingan.

Jika Anda pergi dalam waktu lama, gunakan timer elektronik untuk mengubah radio tersebut hidup dan mati secara otomatis.

9. Memasang alarm
Memasang alarm tidak menghabiskan banyak biaya. Namun, jika Anda memasang sistem alarm berkualitas, Anda dapat mencegah pencuri besar, apalagi jika tinggal di lingkungan yang tingkat kejahatannya tinggi.

Lakukan sejumlah penelitian dan pilih perusahaan alarm terkemuka. Pencuri biasanya tahu tanda-tanda sistem alarm buruk dan palsu.


Pertimbangkan juga pilihan teknologi tinggi, seperti alarm dengan kamera yang memungkinkan Anda untuk memantau rumah dari mana saja, atau panic button untuk mencegah Anda diserang saat di rumah.

Senin, 13 Agustus 2018

Keuntungan Memiliki Status Single atau Jomblo

Keuntungan Memiliki Status Single atau Jomblo

Memiliki banyak alasan jika ditanya soal sebuah hubungan, dan membuat sebuah jargon jomblo tapi happy. Walau sebenarnya memerlukan pasangan untuk menjalani sebuah hubungan. 

Namun, sejumlah penelitian justru mengungkapkan keuntungan dan manfaat di balik status jomblo tersebut. Apa saja?

1. Lebih banyak berolahraga

Para jomblo cenderung memiliki lebih banyak waktu untuk pergi ke pusat kebugaran atau melakukan olahraga lainnya karena ingin tetap sehat dan tampil menarik.

Waktu yang didedikasikan untuk berolahraga bisa lebih banyak dibanding mereka yang memiliki pasangan.

Mereka tidak akan terhambat acara berkencan di malam minggu, menemani belanja, menjemput anak, atau alasan lainnya yang berhubungan dengan pasangan dan keluarga.

Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Marriage and Family pada 2004 mempelajari kebiasaan olahraga orang-orang pada usia 18-64 tahun.

Mereka yang belum pernah menikah ternyata berolahraga lebih sering dalam seminggu ketimbang mereka yang sudah atau pernah menikah, terlepas dari kategori gendernya.


2. Lebih sehat secara keseluruhan

Beberapa studi melihat dampak dari pernikahan dan status single terhadap kesehatan.

Memang tidak ada salah satunya yang lebih sehat, tapi berstatus jomblo memiliki beberapa manfaat kesehatan yang signifikan.

Sebuah studi pada 2006, misalnya, menemukan rasio penyakit jantung yang lebih rendah di antara mereka yang belum pernah menikah.

Beberapa survei lainnya juga menemukan status jomblo cenderung membuat seseorang bisa mempertahankan berat badan ideal, ketimbang mereka yang memiliki pasangan. 

3. Lebih sedikit pekerjaan rumah

Poin ini lebih tepat untuk konteks rumah tangga. Sebuah studi pada 2008, menemukan bahwa pernikahan bisa berarti tujuh jam ekstra mengerjakan pekerjaan rumah tangga bagi perempuan dan hanya satu jam lebih sedikit bagi pria.

Mungkin memang terdengar tak terlalu merugikan bagi pria, namun menikah berarti menambah pekerjaan dibanding saat seseorang masih berstatus single.

4. Hubungan sosial yang lebih kuat

Sendirian tidak sama dengan kesepian. Orang-orang jomblo mungkin lebih sadar untuk menghindari perasaan terisolasi dan membina hubungn dengan teman-teman dan keluarga.

Sebuah studi yang dipublikasikan Journal of Marriage and Family pada 2012 melaporkan, mereka yang sudah menikah atau memiliki pasangan cenderung lebih renggang dalam konteks hubungan sosial dengan teman, keluarga maupun tetangga.

5. Lebih sedikit tagihan dan pengeluaran

Uang tidak bisa membeli kebahagiaan, namun kekurangan uang bisa membuat kita stres.

Sebuah survei di Journal of Finance and Accountancy yang dilakukan pada 2001 menemukan perbedaan yang signifikan soal jumlah tagihan teberdasarkan tipe keluarga. 

Sebanyak 21 persen mereka yang berstatus single memiliki tagihan kartu kredit, sementara mereka yang menikah tanpa anak punya tagihan lebih besar yakni 27 persen.

Sedangkan pasangan yang memiliki anak punya tagihan kartu kredit paling membengkak, yakni 36 persen karena pengeluaran yang cenderung lebih besar.

6. Minim stres

Lebih banyak tagihan sama dengan tingkat stres berlebih, stres tinggi akan membuat kita rentan mengalami masalah mental dan fisik. Semakin banyak masalah keuangan membuat kehidupan menjadi penuh rasa stres.

Namun, hal itu tidak banyak terjadi pada para jomblo.

Para peneliti dari University Wisconsin-Madison mempelajari 116 orang dewasa yang telah menikah atau tinggal bersama selama lebih dari 11 tahun. Mereka menemukan bahwa stres pada pernikahan bisa membuat seseorang rentan mengalami depresi.

7. Lebih sedikit konflik

Tidak ada orang yang menyukai pertengkaran. Namun, jika kamu orang yang sangat tidak menyukai konflik, mungkin ada baiknya kamu mempertahankan status jomblo demi kesehatan psikologis.

Menurut sebuah studi di 2015, individu yang tidak menyukai konflik, lebih sedikit mengalami kecemasan ketika mereka berstatus single. Sebab, bagi mereka pertengkaran dan argumen memicu stres.

The Washington Post pernah menuliskan isi sebuah studi doktoral di bidang psikologi. Studi tersebut menyebutkan, kebanyakan orang menjadi lebih bahagia ketika memiliki pasangan.

Namun hal itu hanya dialami oleh mereka yang bisa mengatasi permasalahan dengan baik dan mereka yang mampu memaksimalkan keterikatan satu sama lain dalam berbagai tipe hubungan.

8. Tidur lebih nyenyak

Tidur cukup sangatlah penting. Hal ini kadang sulit tercapai ketika seseorang memiliki pasangan. Apalagi jika pasanganmu memiliki karakter tertentu, misalnya pribadi yang rewel atau memiliki gangguan tidur sehingga kerap mengganggu tidurmu.

Apalagi ketika kamu sudah menikah, maka kamu akan setiap malam bertemu dengan pasanganmu.

Dalam konteks tersebut, sebuah studi yang dilakukan oleh Sleep Council of England menemukan bahwa dari 1.408 pasangan, satu dari empat orang di antaranya harus secara rutin berbagi tempat tidur atau sofa dengan pasangannya, atau baru bisa tidur setelah pasangannya tertidur untuk mendapatkan tidur dengan kualitas baik.

Senin, 09 Juli 2018

Tips Memperkuat Sinyal Smartphone

Tips Memperkuat Sinyal Smartphone

Smartphone sepertinya sudah menjadi keperluan sehari-hari kita. Selain digunakan sebagai media komunikasi telepon dan SMS. Smartphone juga berguna dalam bidang lain seperti hiburan.

Namun, ketika tidak memiliki sinyal yang kuat semua hal tersebut akan terganggu.

Bila menggunakan Android, cukup masuk ke dalam SettingAbout, lalu klik Network. Selanjutnya kekuatan sinyal akan ditunjukkan dalam satuan decibel miliwatts (dBm).

Bila menggunakan iPhone, cobalah untuk menekan *3001#12345#* (berlaku juga di iOS 10) pada dial pad di menu Phone. Anda akan dibawa masuk ke menu Field Test dan bar sinyal akan berubah menjadi satuan dBm.


Sinyal pada -100 dBm menandakan Anda mendapatkan sinyal kualitas terburuk. Sedangkan angka -70 dBm menandakan kualitas sinyal ponsel sudah baik.

Nah, setelah punya akses untuk mengecek kekuatan sinyal, cobalah beberapa langkah berikut ini untuk mendapatkan sinyal terbaik yang bisa Anda dapatkan.

1. Buat peta sinyal
Seandainya Anda sedang berada di dalam rumah, buatlah sebuah denah rumah dalam bentuk sederhana. Nyalakan mode field test atau masuk ke Setting untuk melihat indikator kekuatan sinyal.

Selanjutnya berjalanlah dari satu titik ke titik di dalam rumah untuk mengetahui berapa kekuatan sinyal yang didapatkan di sana. Tandai setiap titik di peta.

Dengan cara demikian, mudah menemukan titik mana saja yang memiliki sinyal kuat. Setiap kali akan menelepon, lakukanlah di titik tersebut sehingga suaranya jernih.

Ingat, -100 dBm menandakan kualitas sinyal yang buruk. Sementara -70 dBm merupakan kualitas sinyal terbaik.

2. Airplane mode
Pasang Airplane Mode selama tiga detik, lalu matikan kembali mode tersebut. Cara ini akan me-refresh koneksi ke jaringan operator seluler yang Anda gunakan.

Selain itu bisa saja ponsel Anda akan terhubung ke pemancar sinyal yang lokasinya paling dekat dengan lokasi menelepon. Dengan demikian, sinyal yang dipancarkan dan diterima ponsel akan lebih kuat, suara saat menelepon pun lebih jernih.

3. Buka jendela

Bila berada di dalam rumah dan merasa suara putus-putus saat menelepon, bukalah jendela dan berdirilah di dekatnya.

Nah, seandainya suara putus-putus itu terjadi ketika menelepon dari dalam mobil. Lakukan hal yang sama, bukalah jendela terdekat.

Dengan cara ini, sinyal yang dipancarkan dari luar bisa ditangkap oleh ponsel tanpa harus menembus penghalang. Apalagi bahan logam dalam body mobil termasuk bahan yang sulit ditembus sinyal seluler.

4. Sudah cek baterai?
Kalau SMS atau pesan lain yang dikirimkan ternyata delay, cobalah cek baterai ponsel. Smartphone biasanya akan menerapkan mode penghematan daya saat baterai tinggal sedikit.

Mode ini bisa saja memutus sementara koneksi ke jaringan. Alasannya, untuk memindah koneksi dari satu pemancar ke pemancar lain memang memakan banyak daya.

Nah, kalau ternyata masalah sinyal pada ponsel disebabkan hal ini, cukup charge saja dan semuanya akan selesai.

5. Dekati pemancar sinyal
Yoga Hastyadi Widiartanto/Nextren.com Open Signal bisa menunjukkan koordinat lokasi tower pemancar sinyal di sekelilingmu

Pertama, Anda harus men-download dan memasang aplikasi Open Signal di ponsel Android. Versi iOS kini juga sudah tersedia. 

Aplikasi ini bisa dipakai untuk mengecek ada berapa menara pemancar sinyal di sekelillingmu.

Bila panggilan suara terputus-putus, cobalah cari pemancar terdekat dan berjalanlah mendekat ke arahnya.

Dengan demikian Anda bisa mendapat sinyal yang lebih kuat, dan otomatis koneksi ponsel mengarah ke satu pemancar itu.

Senin, 11 Juni 2018

Status Jomblo Kadang Berdampak Positif

Status Jomblo Kadang Berdampak Positif

Mempunyai pasangan mungkin di idamkan sebagian besar orang, karena berpikir tidak akan merasa kesepian.

Namun dibalik status jomblo ternyata ada suatu kebaikan yang kadang tak tampak.

"Banyak orang merasakan hal itu. Mereka sangat takut melajang, melebihi apapun. Seolah ini adalah hal paling mengerikan yang bisa terjadi," kata Müller.

Tak sedikit orang yang berpindah dari hubungan satu ke hubungan lainnya karena terlena dengan perasaan senang mendapat perhatian. Padahal, hal itu bisa meningkatkan risiko jatuh ke orang yang salah atau bahkan terjebak dalam "hubungan beracun".

Namun, orang-orang tersebut menganggap, bersama orang yang salah lebih baik ketimbang melajang.

Müller mengatakan, beberapa kliennya adalah orang-orang yang tidak pernah menyandang status lajang. Menurutnya, ketakutan mereka aneh.

Padahal, Müller menilai status lajang adalah kesempatan untuk mengenal diri sendiri dan belajar mencintai diri sendiri dengan lebih baik.

Ketika kita terus mendapatkan pujian serta kepercayaan diri berdasarkan apa yang dikatakan orang lain, maka kita akan bergantung pada mereka.

Contohnya, mungkin menyenangkan mendengarkan pujian cantik, hebat atau kata-kata indah dari orang lain. Namun, ketika kita tidak mengatakan hal yang sama pada diri kita sendiri, artinya kita hanya mendapatkan validasi dari luar.

Jika pasanganmu berselingkuh, mencintai orang lain selain dirimu, atau bahkan meninggal, validasi tersebut hilang.

Pada akhirnya, kita akan merasa terasing dan perasaan itu tidaklah baik.

"Namun, hal ini bukan karena melajang adalah hal yang buruk. Ini lebih dikarenakan ketergantungan kita terhadap validasi orang lain," ujarnya.

Jika kamu melakukan pendekatan hubungan seperti ini (menggantikan validasi yang hilang dari mantan pasangan dengan orang baru), maka kamu cenderung akan merasakan kebencian terhadap mantanmu.

"Orang-orang seperti ini adalah yang membenci mantannya, tidak mau lagi bicara dengan mantannya bahkan menghapus mereka dari kehidupan," kata Müller.

Sangat sulit untuk keluar dari siklus "racun" tersebut. Namun, siklus tersebut bisa diselesaikan dengan menerima status lajang meskipun kesempatan muncul di sekitar.

Hal itu akan menyebabkan kemerdekaan perkembangan emosional yang akan membantu emosimu lebih stabil.

Menurut Müller, jika kita memahami diri kita sendiri, kita akan cenderung memahami orang lain.

"Kamu akan lebih memahami kebutuhanmu dan ekspektasimu. Dan kamu akan memahami mengapa orang-orang tertentu melakukan apa yang mereka lakukan," ujarnya.

Mempelajari diri sendiri juga akan membantumu di masa depan ketika bertemu dengan orang yang tepat.

Kamu akan lebih menyadari bahwa sebuah hubungan adalah tentang saling memberi, bukan hanya menerima, dan kamu akan merasa lebih percaya diri karena kamu bisa mengatasinya jika hubunganmu sedang mengalami hambatan.

"Bayangkan dua orang yang saling mencintai diri mereka sendiri dan pasangannya setiap hari. Mereka memberi cinta satu sama lain alih-alih memintanya."

"Hubungan itu adalah hubungan yang indah dan itulah yang disebut hubungan sehat," kata dia.

Senin, 14 Mei 2018

Tips Merawat Mesin Cuci Anda

Tips Merawat Mesin Cuci Anda

Mesin cuci merupakan kebutuhan yang diperlukan dalam rumah tangga. Tugas utama mesin cuci adalah untuk membantu orang tua dalam membersihkan pakaian untuk digunakan setiap harinya.

Namun mesin cuci juga harus dirawat dan dibersihkan hingga memiliki kinerja yang prima.

Untuk membersihkan mesin dengan bukaan atap secara menyeluruh, berikut rangkuman bahan-bahan dan instruksinya.

Bahan:

- cuka putih atau pemutih

- bubuk soda kue atau baking soda


Alat:

- Sikat gigi

- kain microfiber


1. Isi mesin cuci menggunakan pengaturan ukuran beban tertinggi, air terpanas, dan mencuci terlama.

2. Buka tutupnya. Sambil bak mesin cuci mengisi air, tambahkan satu liter cuka putih (atau pemutih).

3. Selanjutnya, tambahkan secangkir baking soda.

Tutup dan biarkan mesin cuci untuk agitasi selama sekitar satu menit.

Buka tutupnya lagi dan biarkan air, cuka, dan baking soda berendam di bak mesin cuci selama satu jam.


4. Sementara itu, coba untuk mengelap bagian yang Anda bisa, seperti bagian sudut mesin dan celah pada tutup.

Rendam dan gosok bagian yang dapat dibersihkan tersebut menggunakan pemutih dan pelembut kain.

Keringkan seluruhnya dan tempatkan kembali. Gunakan sikat gigi untuk membersihkan bagian atas dari agitator dan daerah sulit dijangkau di bawah tutup dan sekitar tepi bak mesin.

Anda juga dapat menggunakan waktu ini untuk membersihkan bagian depan dan sisi mesin, tapi jangan dulu menutup tutupnya.

5. Setelah satu jam, tutup bagian tabung dan biarkan siklus pencucian selesai.
Selama menunggu waktu ini, Anda dapat membersihkan bagian atas mesin cuci dan bagian konsol dengan larutan cuka.

6. Jalankan satu kali lagi siklus mencuci dengan satu liter campuran air cuka di dalamnya untuk membersihkan mesin dari residu yang terlepas sejak siklus pertama.

7. Setelah mesin cuci telah kering, bersihkan sisi samping dan bawah dari bak mandi dengan larutan cuka untuk menghilangkan residu.

Anda dapat memperpanjang waktu membersihkan mesin cuci dengan meninggalkan tutupnya terbuka saat digunakan.


Hal ini memungkinkan interior mengering secara menyeluruh dan mencegah jamur.